BANJARMASIN, Realitaspost.com — Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. Saut Nathan Samosir, MBA, kembali turun ke masyarakat melalui agenda reses Masa Sidang I Tahun 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Kedai 99 Trisakti, Jalan Yos Sudarso, Telaga Biru, Minggu (5/4/2026).
Memasuki hari keempat pelaksanaan reses, warga dari Kelurahan Basirih dan Telawang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan secara langsung.
Sejumlah perwakilan instansi turut hadir dalam kegiatan ini, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, pihak RSUD Sultan Suriansyah, serta aparat kecamatan dan kelurahan.
Dalam dialog tersebut, warga menyoroti beragam persoalan, mulai dari kondisi infrastruktur, kepesertaan BPJS, pelayanan kesehatan, hingga pengelolaan sampah di lingkungan mereka.
Saut Nathan Samosir menilai, persoalan pelayanan kesehatan menjadi salah satu keluhan paling dominan, khususnya terkait layanan di RSUD Sultan Suriansyah.
Menurutnya, masyarakat banyak mengeluhkan pelayanan yang dinilai kurang memuaskan, termasuk alasan keterbatasan ruang perawatan yang sering tidak jelas.
“Keluhan terbesar datang dari pelayanan rumah sakit. Warga merasa tidak mendapatkan kejelasan, terutama saat disebutkan ruang perawatan penuh,” ujarnya.
Ia memastikan seluruh masukan tersebut tidak akan berhenti di forum reses, melainkan akan dibawa ke pembahasan lebih lanjut di DPRD, termasuk dalam agenda evaluasi LKPJ Wali Kota.
“Kita akan dalami persoalan ini dan memanggil pihak terkait, baik dinas maupun manajemen rumah sakit, agar ada perbaikan nyata,” tegasnya.
Selain itu, warga juga menyoroti kondisi jembatan dan gorong-gorong di kawasan Basirih yang dinilai perlu segera diperbaiki.
Namun, ia mengungkapkan adanya kendala karena sebagian infrastruktur tersebut berada di bawah pengelolaan yayasan, sehingga tidak mudah ditangani pemerintah.
Meski begitu, Samosir berkomitmen untuk membuka komunikasi dengan pihak terkait agar solusi dapat segera ditemukan.
“Kita akan coba cari jalan tengah agar permasalahan ini bisa diselesaikan tanpa merugikan masyarakat,” tutupnya. (pj)



Berita