BANJARMASIN, Realitaspost.com – Tradisi buka puasa bersama atau bukber kembali semarak mewarnai bulan Ramadan di berbagai daerah. Mulai dari kafe, restoran, hingga rumah pribadi dipenuhi masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk berkumpul dan menjalin kembali silaturahmi.
Di balik ramainya agenda “war takjil” hingga sesi foto bersama, bukber sejatinya menyimpan makna sosial yang lebih dalam, yakni mempererat hubungan yang sempat renggang karena kesibukan masing-masing.
Suasana tersebut terlihat di Fave Hotel Banjarmasin, Minggu (15/3/2026) sore, yang dipadati pengunjung yang menggelar kegiatan buka puasa bersama.
Berbagai kalangan hadir, mulai dari remaja, rekan kerja, hingga sahabat lama yang menjadikan momen ini sebagai ajang temu kangen.
Salah satu kelompok sahabat yang memanfaatkan kesempatan tersebut adalah Grup Manis Manja. Para anggota grup yang telah lama tidak berkumpul akhirnya dapat bertatap muka kembali dalam suasana Ramadan yang penuh kehangatan.
Ketua Grup Manis Manja, Helda, mengaku bersyukur karena para sahabat dapat meluangkan waktu untuk berkumpul dan berbuka puasa bersama.
“Alhamdulillah hari ini sahabat-sahabat bisa berkumpul untuk buka puasa bersama. Momen seperti ini sangat berarti karena kita bisa kembali bersilaturahmi secara langsung,” ungkapnya.
Menurut Helda, pertemuan tersebut bukan sekadar menikmati hidangan berbuka, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melepas rindu, bercanda, serta berbagi cerita tentang perjalanan hidup masing-masing.
“Ini lebih dari sekadar bukber. Kita bisa saling berbagi pengalaman, bercanda, dan melepas rindu. Rasanya seperti kembali ke masa-masa dulu,” katanya.
Bagi banyak orang, Ramadan 1447 H ini memang menjadi waktu yang tepat untuk menghidupkan kembali komunikasi dengan sahabat lama. Grup percakapan yang biasanya sepi tiba-tiba ramai dengan pembahasan tentang rencana dan lokasi bukber.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi ajang bersosialisasi dan memperluas jaringan pertemanan.
Para sahabat yang kini berkarier di berbagai bidang saling bertukar pengalaman hingga membuka peluang kerja sama di masa mendatang.
Suasana kebersamaan semakin meriah dengan busana muslim bernuansa hitam yang dikenakan para anggota grup, memberikan kesan elegan dengan sentuhan gaya Timur Tengah.
Setelah berbuka puasa, mereka pun mengabadikan momen kebersamaan melalui sesi foto bersama.
Menariknya, dalam pertemuan tersebut juga dilakukan tradisi saling berbagi paket Lebaran serta pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) berupa uang dari Hilda kepada para sahabat.
Salah satu anggota grup, Herliyani, mengungkapkan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada sahabat yang telah menjamu dan menginisiasi acara buka puasa bersama ini. Semoga silaturahmi seperti ini bisa terus terjaga,” ujarnya.
Pada akhirnya, bukber bukan hanya soal makanan atau tempat berkumpul. Lebih dari itu, tradisi ini menjadi pengingat bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat persahabatan, memperbaiki hubungan, serta membangun kembali kebersamaan dalam suasana yang penuh keberkahan. (puj)







Berita