BANJARMASIN, Realitaspost.com - Dedikasi tanpa henti dalam dunia pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat mengantarkan Nana Rusnawati, seorang guru di UPTD SDN 2 Padang Luas, sebagai bakal penerima penghargaan bergengsi Bintang Award XII Tahun 2026 bertema “Anugerah Bintang Mahakarya Intan Kalimantan”.
Perempuan kelahiran Kurau, 1 Januari 1984 ini dikenal sebagai sosok guru sekaligus istri Kepala Desa Padang Luas yang aktif turun langsung ke tengah masyarakat. Beralamat di Jalan Swadaya RT 6 Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Nana mengabdikan dirinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan peran strategis dalam membangun generasi masa depan.
Mengusung visi menjadi guru dan ibu PKK yang teladan, peduli, inspiratif, dan berdedikasi, Nana menanamkan nilai-nilai pendidikan dengan sepenuh hati.
Baginya, profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa untuk membentuk karakter dan masa depan anak-anak bangsa.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Tugas kita adalah memotivasi mereka agar belajar sungguh-sungguh demi meraih cita-cita,” ujarnya.
Dalam keseharian mengajar, Nana mengaku menemukan kebahagiaan tersendiri, terutama saat melihat senyum ceria para siswa di pagi hari. Hal itu menjadi energi positif yang terus memacu semangatnya dalam mendidik.
Tak hanya berfokus di sekolah, Nana juga aktif dalam kegiatan kemasyarakatan sebagai bagian dari perannya di PKK desa.
Ia terlibat langsung dalam berbagai program kesehatan, termasuk penanganan stunting yang masih menjadi tantangan di wilayahnya.
Bersama kader posyandu dan tenaga kesehatan, Nana rutin melakukan sweeping ke rumah-rumah warga untuk memantau tumbuh kembang balita.
Ia juga berkolaborasi dengan pihak kepolisian setempat dalam penyaluran bantuan makanan tambahan seperti telur dan bubur bagi anak-anak.
“Setiap hari balita ditimbang dan diberikan makanan tambahan dari puskesmas. Kami merasa bahagia saat melihat anak-anak mulai sehat dan lahap makan,” ungkapnya.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga di desa, sekaligus menekan angka stunting. Nana berharap, melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan tenaga kesehatan, dapat tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
“Kesadaran akan pentingnya gizi dan pola asuh harus terus ditingkatkan. Harapan kami, anak-anak tumbuh optimal dan desa menjadi lebih sejahtera,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama Forkopimcam, dalam mewujudkan Desa Padang Luas yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
Penghargaan Bintang Award XII 2026 yang akan diterimanya menjadi bukti nyata atas dedikasi dan kerja kerasnya selama ini. Sosok Nana Rusnawati diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik dan perempuan di Kalimantan Selatan untuk terus berkarya dan mengabdi bagi masyarakat. (puj)




Berita