BANJARMASIN, Realitaspost.com – Dedikasi dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan UMKM mengantarkan Hj. Nur Sa’adah sebagai salah satu bakal penerima penghargaan prestisius Bintang Award XII Tahun 2026 bertema “Anugerah Bintang Mahakarya Intan Kalimantan”.
Perempuan kelahiran Banjarmasin, 27 September 1967 ini dikenal sebagai sosok aktif di berbagai organisasi kewanitaan dan kegiatan sosial.
Beralamat di Jalan Jafri Jam-jam, Komplek Griwiratama, Hj. Nur Sa’adah konsisten mendorong peran organisasi agar lebih maksimal dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Menurutnya, organisasi kewanitaan harus mampu menjadi wadah yang memberi nilai nyata, khususnya dalam pengembangan usaha serta membangun kemandirian perempuan.
Ia melihat sektor UMKM terutama usaha makanan dan snack harian memiliki potensi besar untuk terus berkembang, asalkan didukung dengan kualitas dan legalitas seperti sertifikasi halal.
Tak hanya di bidang ekonomi, Hj. Nur Sa’adah juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia kerap terlibat dalam aksi kepedulian saat terjadi musibah seperti banjir, kebakaran, hingga membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan kesehatan.
Kiprahnya dalam organisasi cukup luas, mulai dari organisasi formal seperti IWAPI dan PPLIPI BKS PP, hingga berbagai komunitas dan kegiatan keagamaan seperti pengajian Annisa, Raudatul Jannah, serta Sholawat Burdah di NSC. Ia juga aktif di komunitas Gema Seroja dan Mutiara Banua.
Bagi Hj. Nur Sa’adah, organisasi menjadi sarana penting untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif sekaligus memperluas silaturahmi. Di sela kesibukannya, ia juga rutin berolahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Penghargaan yang akan diterimanya menjadi bukti nyata atas komitmen dan kontribusinya dalam menggerakkan perempuan, memperkuat UMKM, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ke depan, ia berharap semakin banyak perempuan yang berani melangkah, mandiri, dan aktif memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (puj)




Berita