BANJARMASIN, Realitaspost.com – Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Daerah Pemilihan Banjarmasin Barat, Drs. Saut Nathan Samosir, MBA, kembali turun langsung ke masyarakat dalam agenda reses masa sidang I tahun 2026.
Kegiatan penelaahan dan penyerapan aspirasi ini digelar di Aula Kedai 99 Trisakti, Jalan Yos Sudarso, Telaga Biru, Banjarmasin Barat, Sabtu (4/4/2026).
Ratusan warga dari dua kelurahan, yakni Pelambuan dan Kuin Cerucuk, antusias menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam forum itu, berbagai persoalan disampaikan secara terbuka oleh masyarakat, mulai dari layanan kesehatan hingga persoalan lingkungan.
Saut Nathan Samosir mengungkapkan, reses kali ini menjadi wadah penting untuk menyerap langsung kebutuhan dan keluhan warga.
Ia mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya.
“Kita bersyukur warga Kuin Cerucuk dan Pelambuan sangat terbuka menyampaikan berbagai persoalan di masa reses ini,” ujarnya.
Sedikitnya sepuluh aspirasi utama disampaikan warga. Salah satu yang paling menonjol adalah persoalan kesehatan, khususnya terkait minimnya fasilitas dan perlengkapan posyandu serta kurangnya sosialisasi dari pihak terkait.
Selain itu, isu infrastruktur juga kembali mencuat. Warga mengeluhkan kondisi fasilitas umum yang masih perlu perhatian serius, termasuk perbaikan jalan dan sarana pendukung lainnya.
Tak hanya itu, permasalahan BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan juga menjadi perhatian. Saut menegaskan pihaknya akan segera melakukan klarifikasi dengan Dinas Sosial Kota Banjarmasin terkait penyebab dan solusi atas persoalan tersebut.
“Kita akan telusuri sejauh mana penanganan BPJS Kesehatan yang ter-cancel ini, agar masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.
Keluhan lain yang turut disampaikan adalah minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik.
Menurutnya, perlu dilakukan pengecekan langsung di lapangan untuk menentukan lokasi prioritas pemasangan PJU.
Di sisi lain, persoalan sampah juga menjadi sorotan warga. Meski telah dilakukan pemilahan, namun belum ada kejelasan tindak lanjut pengelolaannya.
“Ini menjadi perhatian bersama, karena masyarakat sudah berupaya memilah sampah, tetapi belum jelas alurnya ke mana dan bagaimana pengolahannya,” jelasnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Saut menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait.
Bahkan, dalam kegiatan tersebut, pihak terkait turut dihadirkan agar dapat memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat.
“Kita ingin setiap aspirasi tidak hanya ditampung, tetapi juga segera ditindaklanjuti agar bisa direalisasikan,” pungkasnya. (puj)

Berita