BANJARBARU, Realitaspost.com – Polda Kalimantan Selatan memperkuat kolaborasi dengan insan pers, pegiat media sosial, dan kreator konten melalui sarasehan bertajuk “Bersama Mewujudkan Kamtibmas di Wilayah Kalimantan Selatan Melalui Pemberitaan yang Menyejukkan”, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk membangun kesamaan persepsi dalam menyajikan informasi yang edukatif, akurat, dan bertanggung jawab demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Banua.
Kapolda Kalimantan Selatan, Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra kepolisian dalam menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
Menurutnya, hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara Polda Kalsel dan media telah memberikan kontribusi nyata dalam meredam potensi gangguan kamtibmas melalui penyebaran informasi yang menenangkan dan mencerahkan masyarakat.
Ia mencontohkan sinergi tersebut saat menghadapi sejumlah aksi unjuk rasa pada September 2025 lalu.
Kala itu, media turut membantu menyebarluaskan pesan-pesan damai dari tokoh agama dan tokoh masyarakat sehingga situasi tetap terkendali dan terhindar dari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Media menjadi jembatan penting dalam menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan kepada masyarakat. Kolaborasi yang baik antara kepolisian dan media terbukti mampu menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya.
Dalam sarasehan tersebut, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, menekankan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat.
Menurutnya, pemberitaan yang berimbang, faktual, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan stabilitas sosial.
Karena itu, ia mengingatkan para jurnalis untuk selalu berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers dalam menjalankan tugas profesinya.
Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Selatan, Muhammad Leoni Hermawan, mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga solidaritas dan profesionalisme di tengah perkembangan industri media yang semakin dinamis.
Ia menilai seluruh pelaku media, baik cetak, elektronik, maupun digital, merupakan bagian dari ekosistem informasi yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menghadirkan informasi berkualitas bagi publik.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Kalimantan Selatan, Decky C. Kananto Lihu. Ia menyoroti derasnya arus informasi di era digital yang menuntut kehadiran media sebagai sumber informasi yang kredibel dan terpercaya.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi yang telah melalui proses verifikasi sehingga mampu menjadi rujukan yang benar di tengah maraknya penyebaran informasi yang belum tentu valid.
Melalui sarasehan ini, Polda Kalimantan Selatan berharap sinergi antara aparat keamanan, media massa, pegiat media sosial, dan kreator konten semakin kuat.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan ruang informasi yang sehat sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kalimantan Selatan.

Berita