BANJARMASIN, Realitaspost.com - Kontingen Kalimantan Selatan resmi dilepas untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI di Jakarta, 1–10 November 2025 mendatang.
Ada sebanyak 147 atlet pelajar terbaik di Kalimantan Selatan. Kontingen ini dibekali filosofi khas Banua, Haram Manyarah Waja Sampai keputing sebagai pendobrak mental meraih prestasi tertinggi.
Gubernur Kalsel, H. Muhidin yang diwakili Kadispora Kalsel, Febriadin di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Jum'at (31/10/2025) sore. Dalam sambutannya menyampaikan pesan juga harapan, agar untuk para atlet pelajar Kalsel tampil penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas dalam membawa pulang prestasi membanggakan bagi Banua kita Kalimantan Selatan.
“Momen pelepasan atlet pelajar ini menjadi penyemangat kita bersama dan optimis untuk meraih prestasi yang membanggakan,” katanya.
POPNAS dan PEPARPENAS bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan juga wadah generasi muda untuk menunjukkan bakat, kerja keras, dan karakter pantang menyerah.
“Bertanding tentu untuk menang. Kita untuk bersaing dengan kontingen lain memang tidak mudah, akan tapi dengan jiwa semangat Haram Manyarah, Waja Sampai Kaputing, kita yakin bisa berprestasi, ” tegasnya.
Gubernur menitipkan pesan penting umat kepada seluruh para pelatih maupun ofisial agar terus menjaga kesiapan mental serta kebugaran fisik para atletnya.
“Fisik dan teknik penting, tetapi tanpa ketangguhan mental, sulit untuk kompetitif. Karena itu, teruslah disiplin, buang sifat malas dan pesimis, serta jangan lupa berdoa,” pesan Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Febriadin.
Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel, Heru Susmianto, menjelaskan bahwa kontingen Kalsel ada sebanyak 147 atlet, 31 pelatih, 15 ofisial, 10 tenaga medis, dan 10 terapis untuk ajang POPNAS XVII. Mereka akan bertanding di 16 cabang olahraga, yaitu angkat besi, pencak silat, balap sepeda, renang, atletik, dayung, gulat, judo, karate, tinju, menembak, panahan, panjat tebing, senam artistik, wushu, dan taekwondo.
Sedangkan pada ajang PEPARPENAS XI, Kalsel menurunkan 30 atlet disabilitas dan 10 pelatih untuk empat cabang olahraga, yakni renang, atletik, tenis meja, dan bulu tangkis.
“Tujuan ini untuk memberikan semangat, motivasi, dan dukungan moril kepada para atlet muda serta atlet disabilitas yang akan berjuang membawa nama baik daerah di kancah nasional,” tutur Heru.
Dengan mengusung tema “Berprestasi untuk Negeri”, Heru berharap para atlet dapat tampil maksimal dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding.
“Kami ingin seluruh atlet menampilkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang prestasi yang membanggakan untuk Banua tercinta Kalimantan Selatan, ” ucapnya.
Pelepasan kontingen berlangsung dengan lancar dan penuh semangat serta diiringi doa bersama untuk keselamatan dan kesuksesan para atlet Kalsel di dua ajang olahraga pelajar terbesar tingkat nasional tersebut.



Berita