BANJARMASIN, Realitaspost.com – Lembaga Perempuan Dayak (LPD) Provinsi Kalimantan Selatan turut menghadiri kegiatan Pelaksanaan Program Percontohan Pembangunan Manusia Indonesia Seutuhnya yang berfokus pada pemberdayaan perempuan Dayak Kalimantan beserta keluarganya.
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Jakarta Pusat, Jumat (30/1/2026).
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan dari Ketua Umum Kowani, Nannie H. Tjanjanto, serta Ketua Umum Lembaga Perempuan Dayak Nasional (LPDN), Ir. Nyeling Inga Simon.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara bersama istri, Ketua BKOW Kalimantan Barat, perwakilan BKOW Kalimantan Timur, serta para ketua dan pengurus LPD dari seluruh provinsi di Kalimantan.
LPD Kalimantan Selatan hadir bersama Pembina LPD Provinsi Kalsel Gusti Nur Aina, S.Sos., MP, Ketua LPD Provinsi Kalsel Yuspitani, S.Sos., MA, serta Nemblestina.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kowani bersama BKOW se-Kalimantan dan LPDN bersama LPD se-Kalimantan.
Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) diawali oleh perwakilan Ketua LPD dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara, yang disaksikan langsung oleh Ketua Umum Kowani dan Ketua Umum LPDN.
Prosesi kemudian ditutup dengan penandatanganan oleh Ketua Umum Kowani dan Ketua Umum LPDN.
Selain itu, diserahkan pula Keputusan Nomor 004/PKS-DPP/I/2026 tentang Penunjukan Kelompok Kerja Bersama KOWANI–LPDN (Pokja Kalimantan) sebagai tindak lanjut pelaksanaan program tersebut.
Ketua LPD Provinsi Kalimantan Selatan, Yuspitani, S.Sos., MA, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk terlibat langsung dalam kerja sama strategis tersebut.
Ia menegaskan bahwa arahan dari pusat akan segera ditindaklanjuti dengan menyampaikan program kepada LPD kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Langkah awal yang akan dilakukan adalah pelaksanaan penelitian langsung ke masyarakat pedesaan, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan, guna mendukung percepatan pelaksanaan Program Percontohan Pembangunan Manusia Seutuhnya yang berfokus pada perempuan Dayak dan keluarganya.



Berita