BANJARMASIN, Realitaspost.com – Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) Kota Banjarmasin menggelar Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 dengan mengusung tema “Perempuan Cantik Berdaya Menguatkan Keterampilan Menumbuhkan Usaha Menebar Manfaat”, bertempat di Aula Kodim Banjarmasin, Jalan S. Parman, Kota Banjarmasin, Minggu (21/12/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi KICI untuk terus mendorong peran perempuan, khususnya para ibu, agar semakin berdaya, mandiri, dan memiliki keterampilan yang bernilai ekonomi. Acara berlangsung meriah dengan dukungan sponsor SR12, Duta Marlin, serta Talent Kids Club.
Beragam kegiatan menarik turut memeriahkan peringatan tersebut, di antaranya Lomba Beauty Make Up “Sinar Tak Pernah Pudar” dan Fashion Show, yang diikuti dengan antusias oleh para peserta dari berbagai kalangan, dan ada juga penampilam Tarian Dayak.
Ketua KICI Kota Banjarmasin, Hj. Sri Trisna, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan perempuan yang secara konsisten dilakukan KICI, khususnya melalui pelatihan keterampilan praktis bagi ibu-ibu.
“Ini adalah program pemberdayaan perempuan. Kami memberikan pelatihan kepada ibu-ibu, salah satunya beauty class. Banyak ibu-ibu yang belum memahami tata cara make up dengan benar, di sinilah kami ajarkan teknik make up yang baik dan tepat,” ujar Hj. Sri Trisna.
Ia berharap, melalui pelatihan tersebut, para ibu tidak hanya mampu merias diri secara mandiri, tetapi juga dapat menghemat pengeluaran bahkan membuka peluang usaha baru di bidang kecantikan.
“Dengan pelatihan ini, para ibu bisa merias diri sendiri tanpa harus selalu ke salon. Bahkan ke depan, keterampilan ini bisa menjadi peluang usaha yang bermanfaat,” tambahnya.
Hj. Sri Trisna juga berharap ilmu yang dibagikan dalam kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi bekal bagi para ibu untuk terus berkembang serta menebar manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Peringatan Hari Ibu ke-97 oleh KICI Kota Banjarmasin ini pun mendapat apresiasi dari para peserta, karena dinilai tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata melalui peningkatan keterampilan dan kepercayaan diri perempuan. (puj)




Berita