BARITO KUALA,Realitaspost.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemuda Pancasila dan HUT ke-43 Srikandi Pemuda Pancasila di Kalimantan Selatan.
Tidak memilih perayaan mewah, keluarga besar organisasi tersebut justru merayakannya dengan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak Panti Asuhan Harapan Mulia di Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Melalui kegiatan bakti sosial dan penyerahan santunan, Pemuda Pancasila dan Srikandi Pemuda Pancasila ingin menunjukkan bahwa keberadaan organisasi harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.
Kegiatan yang berlangsung di Panti Asuhan Harapan Mulia, Marabahan, Sabtu (31/10/2026) siang, tersebut dihadiri Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman, bersama sang istri, drg. Ellyana Trisya.
Turut mendampingi Ketua DPW Srikandi Pemuda Pancasila Kalsel, Kristin Mariyani, SE, MM, beserta jajaran keluarga besar Pemuda Pancasila dan Srikandi Pemuda Pancasila Kalimantan Selatan.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh pengelola serta anak-anak panti asuhan. Suasana penuh keakraban terlihat ketika Hasnuryadi dan rombongan menyapa anak-anak, berbincang, serta memberikan perhatian dan motivasi kepada mereka.
Bagi Hasnuryadi, momentum bertambahnya usia organisasi bukan sekadar perayaan perjalanan panjang sebuah wadah perjuangan. Lebih dari itu, hari jadi harus menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pengabdian sekaligus memperkuat komitmen agar organisasi semakin dekat dengan masyarakat.
Ia menegaskan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan arahan pimpinan pusat agar Pemuda Pancasila senantiasa hadir di tengah masyarakat dan mengambil bagian dalam menjawab berbagai persoalan sosial.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan tidak cukup hanya membangun kekuatan dan solidaritas di internal. Para kader juga harus memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.
"Pemuda Pancasila harus terus menjaga semangat kebersamaan dan pengabdian. Kehadiran organisasi harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai peringatan hari jadi hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kepedulian sosial," ujar Hasnuryadi.
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan tersebut juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan nilai-nilai perjuangan para pendahulu sebagai landasan dalam menjalankan roda organisasi.
Baginya, semangat persaudaraan, gotong royong, solidaritas, dan kepedulian merupakan nilai penting yang harus terus dipelihara agar Pemuda Pancasila tetap mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Di hadapan anak-anak Panti Asuhan Harapan Mulia, Hasnuryadi turut menyampaikan pesan penyemangat. Ia mengingatkan agar keterbatasan keadaan tidak menjadi penghalang untuk meraih masa depan.
Ia berharap anak-anak panti asuhan terus bersemangat menempuh pendidikan, tekun belajar, serta tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
Perhatian terhadap generasi muda, menurutnya, merupakan bagian penting dalam membangun masa depan Banua. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan meraih kehidupan yang lebih baik.
Hasnuryadi juga berharap generasi penerus Pemuda Pancasila di Kalimantan Selatan mampu menjaga amanah organisasi, memperkuat solidaritas, meningkatkan kepedulian sosial, serta terus membangun hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.
"Pada momentum HUT ke-67 Pemuda Pancasila dan HUT ke-43 Srikandi Pemuda Pancasila ini, mari kita jadikan semangat perjuangan para pendahulu sebagai inspirasi untuk terus bergerak, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Banua," pesannya.
Sementara itu, Ketua DPW Srikandi Pemuda Pancasila Kalsel, Kristin Mariyani, SE, MM, mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi kasih di Panti Asuhan Harapan Mulia memang sengaja dipilih sebagai bagian utama perayaan hari jadi organisasi tahun ini.
Menurutnya, peringatan ulang tahun organisasi akan terasa lebih bermakna apabila diisi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Karena itu, pihaknya lebih mengutamakan aksi sosial dan kepedulian dibandingkan menggelar perayaan seremonial yang mewah.
Kristin mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan dan eksistensi Srikandi Pemuda Pancasila yang telah memasuki usia ke-43 tahun.
"Puji syukur kami bisa merayakan hari jadi organisasi bersama anak-anak di sini. Semoga ikhtiar kecil kami ini mendatangkan keberkahan bagi semua pihak," kata Kristin.
Ia menambahkan, Srikandi Pemuda Pancasila tidak hanya ingin berperan dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga terus mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Menurutnya, kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Perhatian, kebersamaan, dan keikhlasan untuk berbagi juga dapat menjadi bentuk pengabdian yang memberikan arti bagi orang lain.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama membangun budaya peduli dan saling membantu.
Di sisi lain, pihak pengelola Panti Asuhan Harapan Mulia, Ardiansyah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan keluarga besar Pemuda Pancasila dan Srikandi Pemuda Pancasila Kalimantan Selatan.
Ia mengaku bantuan yang disalurkan sangat berarti bagi pihak panti, terutama dalam menunjang kebutuhan operasional serta memenuhi keperluan sehari-hari anak-anak asuh.
"Bantuan ini sangat berarti bagi kelangsungan operasional panti serta memenuhi kebutuhan harian anak-anak didik kami," ungkap Ardiansyah.
Menurutnya, perhatian dari berbagai pihak menjadi dukungan moral tersendiri bagi pengelola maupun anak-anak panti asuhan.
Kepedulian tersebut juga menunjukkan bahwa masih banyak pihak yang memiliki perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak yang membutuhkan pendampingan.
Ia berharap hubungan baik dengan keluarga besar Pemuda Pancasila Kalsel dapat terus terjalin sehingga semakin banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan bersama pada masa mendatang.
Selain menggelar bakti sosial, rangkaian peringatan HUT ke-67 Pemuda Pancasila dan HUT ke-43 Srikandi Pemuda Pancasila juga diisi dengan ziarah ke makam almarhum H. Abdussamad Sulaiman HB di Marabahan.
Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta keteladanan almarhum sebagai salah satu tokoh panutan Banua.
Bagi keluarga besar Pemuda Pancasila, mengenang para pendahulu merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan nilai perjuangan organisasi.
Generasi penerus diharapkan tidak melupakan sejarah, jasa, serta kontribusi tokoh-tokoh yang telah memberikan warna dalam perjalanan organisasi dan pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan sosial dan ziarah tersebut sekaligus menjadi refleksi bahwa bertambahnya usia organisasi harus diiringi dengan semakin kuatnya semangat pengabdian.
Melalui momentum HUT ke-67 Pemuda Pancasila dan HUT ke-43 Srikandi Pemuda Pancasila, keluarga besar organisasi di Kalimantan Selatan berharap dapat terus mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas, serta mengambil peran aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan pembangunan Banua.
Semangat berbagi di Panti Asuhan Harapan Mulia menjadi salah satu pesan bahwa keberadaan organisasi bukan hanya diukur dari perjalanan panjang dan besarnya kekuatan kader, melainkan juga dari kepedulian serta manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat. (puj)






Berita