BANJARMASIN, Realitaspost.com – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan DPC Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Kota Banjarmasin dengan turun langsung ke jalan membagikan masker gratis kepada masyarakat.
Aksi sosial tersebut berlangsung di kawasan Pasar Lima, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Sabtu (12/9/2026). Pengurus dan anggota PPLIPI secara langsung membagikan masker kepada pengguna jalan, pedagang, pekerja, pengemudi ojek hingga masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian PPLIPI terhadap kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ketua PPLIPI Kota Banjarmasin, Hj. Linda Maulina, mengatakan pembagian masker diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya mereka yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa membagikan masker gratis. Mudah-mudahan ini sangat berguna bagi para pekerja di kawasan pasar, baik kuli bangunan, pekerja angkutan, tukang ojek maupun masyarakat lainnya,” ujarnya.
Linda menyebut, secara keseluruhan PPLIPI menyiapkan sebanyak 10.000 masker untuk dibagikan. Khusus di Kota Banjarmasin, sebanyak 1.250 masker disalurkan kepada masyarakat di sejumlah titik.
Selain Pasar Lima, pembagian masker juga dilakukan di kawasan Simpang Empat Kantor Pos dan sekitar Siring Menara Pandang.
Menurut Linda, pembagian masker merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko paparan udara yang tidak sehat akibat kabut asap.
“Kegiatan ini sebagai upaya untuk melindungi kesehatan masyarakat dari kualitas udara yang tidak sehat akibat karhutla,” katanya.
Ia menilai persoalan kabut asap perlu menjadi perhatian bersama. Terlebih, kebakaran hutan dan lahan berpotensi terjadi setiap tahun dan dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga kualitas udara serta kesehatan masyarakat.
Paparan asap dalam kondisi udara yang buruk dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang rentan. Karena itu, kesadaran untuk melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan dinilai penting.
“Karena itu, tindakan pencegahan seperti memakai masker dapat membantu masyarakat dari dampak buruk kabut asap,” tutur Linda.
Ia berharap aksi sosial tersebut tidak berhenti pada pembagian masker semata. Lebih jauh, kegiatan itu diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan ketika kondisi udara sedang kurang baik.
Linda juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk. Penggunaan masker, menurutnya, menjadi salah satu upaya perlindungan diri yang dapat diterapkan ketika harus beraktivitas di luar rumah.
“Semoga melalui kegiatan ini masyarakat semakin sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan dengan menggunakan masker, khususnya ketika kondisi udara kurang baik,” ucapnya.
Selain kegiatan sosial tersebut, PPLIPI Kota Banjarmasin juga berencana berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam berbagai kegiatan menyambut Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.
PPLIPI juga menyiapkan program pelatihan yang menyasar kaum perempuan, termasuk ibu-ibu di tingkat kelurahan.
“Kita juga akan berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menyambut HUT Kota Banjarmasin ke-500 tahun. Selain itu, kita akan melaksanakan program pelatihan untuk ibu-ibu di kelurahan,” jelasnya.
Linda berharap berbagai kegiatan yang dilakukan PPLIPI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan di Banua.
“Harapan kita semoga kita bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya perempuan-perempuan di Banua,” pungkasnya. (puj)





Berita