BANJARBARU, Realitaspost.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan terus mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat.
Selain mengancam lingkungan, asap akibat karhutla juga berdampak terhadap kesehatan dan aktivitas warga.
Keprihatinan tersebut turut mendorong Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Ummat Kalimantan Selatan untuk mengambil langkah nyata dengan memberikan dukungan kepada para relawan yang berada di garis depan penanganan karhutla.
Aksi sosial tersebut dipimpin Ketua DPW Partai Ummat Kalsel, Muhammad Sadiq Thalib (MST), melalui Sekretaris DPW Partai Ummat Kalsel, Drs. Rachmadi atau yang akrab disapa Paman Engot.
Rachmadi mengatakan, kondisi karhutla yang belum sepenuhnya mereda menjadi perhatian serius karena dampaknya dirasakan langsung masyarakat, khususnya akibat kepulan asap dan menurunnya kualitas udara.
“Kami sangat prihatin dengan situasi karhutla yang sampai saat ini masih belum mereda. Beberapa waktu yang lalu, jajaran pengurus juga telah terjun langsung membagikan masker secara gratis kepada masyarakat luas, baik yang berada di wilayah Kota Banjarbaru maupun Kota Banjarmasin,” ujar Rachmadi.
Kepedulian tersebut kemudian dilanjutkan dengan menggandeng jajaran pengurus daerah. Partai Ummat bersama Sahabat Partai Ummat dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Banjarbaru yang dipimpin Ir. Muchyaruddin, serta para pengurus dan kader, kembali turun langsung memberikan bantuan kepada relawan karhutla.
Aksi sosial tersebut dilaksanakan pada Minggu (20/9/2026) sore. Bantuan yang disalurkan berupa logistik operasional yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas para relawan di lapangan.
Adapun bantuan yang diberikan terdiri dari 60 voucher BBM jenis Pertamax/Dexlite dengan nilai masing-masing Rp50.000, 100 dus air mineral, serta 500 lembar masker kesehatan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Tim Relawan Karhutla yang berada di bawah pimpinan Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, S.Sos., M.AP.
Menurut Rachmadi, dukungan terhadap relawan menjadi penting mengingat mereka harus bekerja dalam kondisi medan yang tidak mudah serta menghadapi paparan asap selama proses pemadaman.
“Para relawan adalah pahlawan kemanusiaan yang bertaruh kesehatan di garda terdepan. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa membawa manfaat besar, mempermudah mobilitas armada pemadam, dan menjaga kesehatan para relawan selama bertugas di lapangan,” tuturnya.
Ia berharap kepedulian dari berbagai pihak dapat terus mengalir sehingga para relawan yang bertugas memadamkan karhutla tidak merasa bekerja sendirian.
Selain membantu kebutuhan operasional, bantuan tersebut juga menjadi bentuk dukungan moral kepada para petugas dan relawan yang terus berjibaku menangani kebakaran lahan di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. (puj)



Berita