Berita

Breaking News

Antusias Nobar Army Look Kalsel, Film Kuyank Tuai Apresiasi Berkat Kentalnya Budaya Banjar

BANJARMASIN, Realitaspost.com  – Komunitas Army Look Kalimantan Selatan menggelar nonton bareng (nobar) film horor budaya Kuyank di Cinema KCM Banjarmasin, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini disambut hangat para anggota, dengan sedikitnya 31 orang hadir dan terlihat antusias mengikuti alur cerita yang dinilai dekat dengan keseharian masyarakat Banjar.

Ketua Army Look Kalsel, Lies Noor Marlin, mengatakan nobar ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap film Indonesia, terlebih karena Kuyank mengangkat kisah lokal Kalimantan Selatan. 

Menurutnya, penggunaan Bahasa Banjar yang mencapai hampir 60 persen membuat cerita terasa lebih hidup dan mudah dipahami.

“Ini sudah kedua kalinya saya menonton. Kali ini kami sengaja nobar karena masih ada anggota yang belum sempat menyaksikan. Kami ingin sama-sama mendukung karya anak bangsa, apalagi ceritanya berasal dari Kalimantan,” ujarnya.

Film ini mengisahkan perjalanan seorang perempuan yang terdesak oleh penderitaan rumah tangga hingga memilih jalan pintas melalui ilmu hitam demi mempertahankan cinta suami. 

Menariknya, karakter Badri yang diperankan aktor asal Jakarta mampu melafalkan Bahasa Banjar dengan fasih, sehingga semakin memperkuat nuansa lokal.

Salah satu anggota Army Look, Mayor Fatimah, mengaku bangga sebagai urang Banjar saat menyaksikan film tersebut. Meski lama berdinas di Jakarta dan Bandung, ia menilai Kuyank berhasil menampilkan budaya daerah dengan alur cerita yang kuat.

“Budayawan dan senimannya luar biasa. Film ini membuktikan orang Banjar juga bisa tampil di level nasional,” tuturnya.

Keautentikan budaya tampak dalam adegan prosesi pernikahan yang menampilkan tradisi bausung serta keberadaan piduduk di pelaminan. 

Lanskap khas Nagara yang identik dengan wilayah perairan juga memperkaya visual, termasuk adegan pemakaman di atas air dan lomba jukung sudur sesuatu yang jarang hadir dalam film arus utama.

Deretan pemain papan atas turut menguatkan daya tarik film ini, di antaranya Rio Dewanto, Ochi Rosdiana, Putri Intan, hingga aktor laga legendaris Barry Prima.

Disutradarai sineas asal Kalimantan Selatan Johansyah Jumberan yang akrab disapa Joe Kuyank bahkan berhasil menembus jajaran nominasi film dengan jumlah penonton terbanyak di bioskop Indonesia.

Melalui nobar ini, Army Look Kalsel berharap semakin banyak masyarakat yang menonton sekaligus ikut melestarikan budaya Banjar lewat karya perfilman nasional. (puj)

© Copyright 2022 - Realitas.com